Ini adalah desain saya untuk Pak Tif. Spesial hasil karya sendiri lho. Jadi kalau pembaca lihat, di bagian depan terdapat gamabar wajah Pak Tif yang sedang mengemudikan truk. Truk tersebut membawa barang-barang yang dapat mempercepat penerimaan informasi, apapun itu. Saya mencoba menggambarkannya melalui radio, pesawat Televisi, pesawat telepon dan antena parabola. Hal ini didasari berita mengenai Desa Informasi yang dicanangkan Pak Tif selaku menteri komunikasi dan informatika Indonesia. Salah satu desa yang telah beliau kunjungi untuk dicanangkannya progrm tersebut adalah Desa Kaliau, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas (sumber : http://www.indonesia.go.id/id/index.php?option=com_content&task=view&id=11430&Itemid=828). Itulah mengapa di samping truk tersebut ada papan penunjuk jalan menuju Sambas. Dan jika pembaca perhtaikan, truk tersebut memiliki semacam logo perusahaan, yang sebenarnya adalah Logo dari DEPKOMINFO. Sekian penjelasan gambar saya. O iya, jika ada warna-warna biru pada gambar, itu adalah watermark yang saya buat. Untuk mencegah plagiat. Hehehehe. Semoga saya menjadi pemenangnya. Aaamiiiin. Dukung saya!!!!!
Format Tugas Besar B-Yourself
- Tugas Besar dikumpulkan maksimal hari Sabtu, 19 Desember 2009 pukul 09.00 waktu prolab.
- File-file yang dikumpulkan terdiri dari 4 data : Folder WordPress praktikan, Folder Database praktikan, Theme awal sebelum diubah dan theme akhir setelah diubah. Dokumentasi dalam bentuk pdf ( Format Dokumentasi Tugas Besar )
- Format upload : folder yang berisi semua data diberi nama dengan format: <nomer kelompok>_<Yudha>
- File diupload di ftp://10.14.9.100 dengan akun “tugas besar” dan passwordnya “tugas besar”. Masukkan dalam folder “Pengumpulan”.
- Agar lebih aman, kalau memang sudah jadi tugas besarnya, dipersilahkan untuk memberitahu saya dan insya Allah akan saya periksa terlebih dahulu.
- Semangat ya!!!!!!!!!!!!!!!!!!! ^_^
Bandoeng Selatan
Beberapa hari yang lalu, alhamdulillah saya diberi kesempatan untuk menikmati indahnya alam Sunda. Lebih tepatnya yaitu di Situ Patengang. Situ Patengang merupakan suatu situ/danau yang berada di kawasan wisata Ciwidey, daerah Bandung Selatan. Hawa dingin yang menusuk-nusuk akan segera menyambut ketika telah memasuki daerah pegunungan Patuha. Kalo diitung-itung, jarak dari “kediaman sementara” saya saat ini, yaitu Daeyeuh Kolot hingga ke Situ Patengang sekitar 40 KM. Bisa ditempuh dengan kendaraan apa saja, namun yang menantang pastinya naik motor lah. Dinginnya itu euy,,,,gak nahan!!!! tapi itu semua terbayar sudah dengan pemandangan selama di perjalanan. Dari kawasan pasar yang fiuhhh….penuh sesak banget, jalanan panjang, hingga hutan alami pastinya. Setelah sampai, silahkan keluarkan uang Rp 10.000,00 untuk satu motor, sudah termasuk yang punya motor (hehehehe) buat biaya masuk. Kalau pakai mobil, maka per kepala dijatuhi biaya Rp 4.000,00 dan Rp 12.000,00 untuk mobilnya.
Setelah sampai ke Situ, sok deh kalau mau menyusuri pinggiran danau atau mau berputar-putar di dalam perahu,eh salah, dalam Situ maksudnya. Sudah disediakan perahu wisata dengan ongkos naik Rp 10.000,00 per-gundul =) . Jangan lupa buat beli alpokat, manggis, mentimun aneh (karena saya belum pernah lihat mentimun yang seperti itu sebelumnya) dan pastinya makanan kesukaan saya nih—-> tahu goreng. Maknyus lah dimakan selagi hangat.










